by Ustadzah Rizqullah Qonita
Disebutkan pd pembahasan diatas bahwa 22 wazan ilmu shorof
terbagi mnjd 4 kelompok : tsulatsy mujarrod, tsulatsy mazid, ruba'iy
mujarrod, dan ruba'iy mazid.
__________
Kita bisa menyingkat rumus wazannya dg " bAtU kAlI mAnA bIsA tUrUn sendIrI "
فَعَلَ -يَفعُلُ
A Uُُ
فَعَلَ- يَفْعِلُ
A I
فَعَلَ- يَفْعِلُ
فَعَلَ -يَفْعَلُ
A A
فَعِلََ -يَفْعَلُ
I Aُ
فَعُلَ -يَفْعُلُ
U Uُ
فَِعلَ -يَفْعِلُ
I Iُ
ُ
[23/10 17:20] Rizqillaah: NB :
ُ
[23/10 17:20] Rizqillaah: NB :
1. Fi’il madhi (kata kerja lampau),
2. Fi’il mudhori’ (kata kerja yang sedang berlangsung atau akan datang), kemudian
3. Isim mashdar
4. Isim fa’il (pelaku, yang melakukan),
5. Isim maf’ul (ini adalah objek atau yang dilakukan atau yang dikenakan perbuatan), kemudian bentuk kata yang ke-6 adalah
6. fi’il amr (adalah kata kerja perintah), kemudian
7. fi’il nahi (adalah kata kerja larangan),
Kecuali isim zaman, isim makan dan isim alat. untuk 3 bentuk ini tdk dibahas karena sebagian besar bentuk kata tersebut merupakan sama’iy (سماعي) artinya berdasarkan apa yang kita dengar dari orang arab, yakni tidak ada rumus bakunya maka untuk isim zaman, isim makan dan isim alat . Jadii... kita hanya membahas tashrif (perubahan kata) dari fi’il madhi hingga fi’il nahi saja..






0 komentar:
Posting Komentar